Info

Membuka Bisnis Makanan Rumahan Dan Perhitungannya

Makanan menjadi salah satu bisnis yang cukup menjanjikan dan tidak pernah ada matinya. Makanan yang diperjual belikan selalu berkembang dari waktu ke waktu sehingga ide bisnis yang berasal dari makanan tidak pernah habis. Keuntungan yang didapatkan dari bisnis makanan juga cukup menggiurkan terutama jika makanan yang dijual berbeda dan tidak ada di tempat lain, tentunya menjadikan tempat jualan kita banyak yang memburunya.

Langkah Membuka Bisnis Makanan Di Rumah

Jika Anda merupakan ibu rumah tangga yang memiliki kewajiban untuk mengurus rumah dan mengurus anak, akan tetapi Anda tetap ingin mendapatkan penghasilan Anda dapat mencoba membuka usaha kecil-kecilan salah satunya yakni dengan membuka bisnis makanan di rumah. Bisnis makanan yang dapat Anda coba yakni makanan seperti lauk pauk maupun kue yang banyak orang sukai. Terdapat beberapa langkah untuk membuka bisnis makanan di rumah. Berikut adalah langkah mudahnya:

  • Mempersiapkan tempat strategis untuk membuka usaha

Tempat usaha akan mempengaruhi hasil dari usaha tersebut. Maka dari itu pastikan tempat yang akan Anda pilih cukup strategis. Jika rumah Anda berada pada kompleks yang kurang strategis maka Anda dapat mencobanya dengan menyewa tempat yang lebih strategis atau tempat yang lebih mudah dilalui oleh banyak orang.

  • Menentukan pasar usaha

Target pasar usaha juga harus ditentukan sebelum membuka usaha. Kebutuhan makanan sangatlah luas. Anda harus menentukan dari awal target pasar yang harus Anda incar. Jika target pasar yang Anda tuju merupakan ibu rumah tangga, maka makanan yang diperjual belikan merupakan makanan rumahan. Namun jika target pasar Anda remaja atau anak-anak maka makanan yang dapat Anda jual yakni makanan-makanan ringan. Pasar usaha juga tidak hanya terbatas pada siapa yang akan membeli, namun juga terkait dengan kemana penjualan makanan tersebut. Jika penjualan hanya sekitar rumah maka makanan matang  masih relevan namun jika penjualan melalui sistem online yang jangkauannya lebih luas maka sangat disarankan untuk menjual makanan yang tahan lama seperti jenis makanan frozen food.

  • Menentukan jenis makanan yang akan dijual

Sebagaimana sudah disinggung sebelumnya bahwa jenis makanan sangatlah beragam. Maka dari itu sebelum memulai sebuah usaha penting sekali untuk menentukan jenis makanan apa yang akan dijual. Jenis makanan yang dijual harus sesuai dengan target pasar maka dari itu riset mengenai keinginan pasar menjadi hal yang sangat penting.

  • Mempersiapkan perlengkapan usaha

Usaha makanan menjadi salah satu usaha yang membutuhkan banyak perlengkapan. Maka dari itu, sebelum memulai sebuah usaha penting sekali untuk memastikan bahwa perlengkapan yang dibutuhkan dalam membangun usaha sudah lengkap. Jika belum maka sebaiknya untuk melengkapi terlebih dahulu sebagai modal awal.

Perhitungan Dalam Membangun Bisnis Makanan Di Rumah

Untuk mendapatkan keuntungan yang dalam sebuah usaha maka perlu melakukan perhitungan dengan tepat dan akurat. Perhitungan dalam sebuah usaha sangalah beragam. Perhitungan yang pertama yakni perhitungan tentang modal awal. Modal awal harus dihitung dengan seksama agar sesuai dengan kebutuhan dan nantinya keuntungan yang akan diperoleh sesuai dengan perhitungan yang telah dilakukan. Modal awal umumnya berisi perlengkapan untuk melakukan usaha makanan tersebut.

Perhitungan yang lainnya yaitu perhitungan biaya operasional per bulannya. Biaya operasional meliputi bahan-bahan makanan yang tahan lama seperti beras, minyak, bumbu kering, dan lain sebagainya. Biaya operasional per bulan dikeluarkan setiap bulannya sebagai biaya tetap.  Perhitungan lainnya yaitu perhitungan omzet penjualan. Omzet usaha merupakan penghasilan kotor dari sebuah usaha. Perhitungan yang sangat penting untuk dilakukan yaitu perhitungan keuntungan. Keuntungan penjualan harus melebihi dari modal awal sehingga nantinya usaha tidak mengalami kerugian. Keuntungan usaha akan dihitung setelah semua pengeluaran telah dihitung.

Semua perhitungan harus dilakukan dengan teliti dan cermat sehingga tidak terjadi kesalahan. Bila perlu sebagai penjual penting sekali untuk mencatat segala pengeluaran dan pemasukan yang terjadi pada usaha tersebut. Catatan yang rapi akan mempermudah proses perhitungan dalam jalannya usaha. Hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan perhitungan selain ketelitian yakni kesesuaian antara data yang ada dengan kenyataan yang sebenarnya.

Share Button